√ Cara Merawat Kucing Persia Flatnose

Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website Rumahkucing.Co.Id yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Kucing Persia Flatnose“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…

Kucing-Persia-Flatnose

Kucing Persia Flatnose adalah salah satu jenis kucing Persia yang paling terkenal. Kucing ini memiliki bentuk tubuh yang imut, unik dan indah.

Ciri utama kucing ini adalah hidungnya tidak begitu rata dan rata dengan wajah, kepalanya terlihat agak persegi, matanya kecil dan bulat, kakinya tidak terlalu pendek dan memiliki bulu panjang.


Cara Merawat Kucing Persia Flatnose

Berikut ini terdapat beberapa cara merawat kucing persia flatnose, terdiri atas:


1. Menjaga kesehatan induknya

Jika kucing masih memiliki induknya, jaga kesehatan ibu terlebih dahulu, karena anak kucing di bawah 3 bulan masih menyusui dengan induknya, induk kucing yang berisiko penyakit menular untuk anaknya. Ini sangat penting untuk diperhatikan. Baca juga cara merawat kucing setelah operasi.


2. Susu

Anak kucing berhidung pipih yang menyusu pada ibu mereka atau yang tanpa ibu tidak masalah jika diberi susu tambahan untuk memaksimalkan pola makan mereka. Berikan susu khusus untuk anak kucing yang tersedia di toko hewan peliharaan. Jangan berikan susu sapi karena dapat menyebabkan diare.

Artikel Terkait:  √ Makanan Larangan Untuk Kucing Persia

Nutrisi tambahan juga bisa diganti dengan air rebusan nasi (water starch), yaitu air dalam nasi yang sedang Anda masak. Saring airnya, berikan dalam kondisi hangat. Cairan ini mengandung karbohidrat, yang dapat memberi energi pada anak kucing dan merangsang kesehatan pencernaan atau meningkatkan gerakan usus.


3. Air mineral

Beri atau beri air minum tambahan, tentu saja harus dengan air bersih. Wadah minum harus steril dan dalam posisi rendah yang dapat dijangkau oleh anak kucing. Kucing biasanya suka bermain, memiliki area minum yang cukup kuat untuk menghindari ditarik dan tumpah.


4. Makan basah

Untuk bahan makanan, Anda bisa membelinya di toko hewan peliharaan dengan label khusus kucing (kucing). Makanan sehat memengaruhi pertumbuhan tubuh dan bulu. Anak kucing dapat mulai mencerna dengan lancar pada usia 7 minggu. Anak kucing yang berusia 6 minggu hingga 2 bulan harus diberi makan dalam porsi kecil 6 hingga 8 kali sehari.


5. Lingkungan tempat

Jaga di mana mereka tinggal, beri mereka tempat yang nyaman, hangat dan bersih, tubuh kucing hidung datar berusia 2 bulan biasanya masih kecil dan bulunya tidak padat, rentan terhadap dingin. Berikan kain lembut sebagai alas dan lampu terang atau selimut agar tetap hangat.


6. Sirkulasi udara

Tempatkan kandang kucing dengan sirkulasi udara yang merata. Sirkulasi udara dapat mencegah kelembaban, yang mencegah perkembangan bakteri yang berbeda, sehingga anak kucing terlindung dari berbagai penyakit. Tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung. Jangan letakkan di tempat yang panas atau hujan.


7. Gerakan dan tempat tinggal

Jangan lupa untuk memberikan kebebasan bergerak yang cukup, anak-anak kucing suka bermain dan gesit. Anak kucing Persia dengan hidung rata telah bisa berjalan dan berlari sejak bulan pertama kehidupan. Tentu saja, itu mulai berjalan dan bermain. Berikan ruang bagi kucing untuk merasa nyaman dan aktif. Juga menawarkan perlindungan dari hewan lain seperti anjing atau kucing dewasa. Anak kucing tidak bisa melindungi diri mereka sendiri. Sebagai pemilik, Anda harus menjaga keamanan Anda.

Artikel Terkait:  √ Cara Merawat Kucing Sphynx

8. Vaksin dan obat-obatan

Vaksin adalah bagian penting dalam merawat kucing hidung datar. Vaksin berguna untuk meningkatkan kekebalan mereka, mencegah berbagai penyakit muncul, dan memperpanjang umur kucing Anda. Satu vaksin yang diam-diam diberikan kepada anak kucing pada usia 2 bulan adalah vaksin tricat untuk mencegah panleukopenia pada kucing (radang sistem pencernaan yang dapat menyebar ke kucing lain). Setelah vaksinasi, anak kucing diberi obat cacing.


9. Tempat pembuangan kotoran (pup)

Untuk membuat anak kucing Anda lebih mudah, sediakan kucing dengan nampan liter untuk membuang kotoran, gunakan pasir khusus yang dijual di toko-toko hewan peliharaan, letakkan tikar seperti koran, dan pastikan kucing itu berada di salah satu tempat kucing yang dapat diakses. Untuk melatihnya, Anda harus menaruhnya di pasir setelah memberinya makan sehingga ia mengerti apa yang harus dilakukan.


10. Mainan khusus kucing

Berikan mainan seperti pendulum atau mainan khusus kucing lainnya untuk merangsang aktivitasnya. Undang Anda untuk bermain sehingga ia memiliki kontak langsung dengan Anda sehingga ketika ia dewasa ia menjadi kucing jinak dan mencintai Anda.


11. Kebersihan wajah dan tubuh

Kucing Persia pipih memiliki struktur wajah yang membuat mata mereka berair dan kotor. Karena itu, sering-seringlah membersihkannya agar tidak sakit. Jangan memandikan anak kucing Persia yang gemuk yang baru berumur 2 bulan, jika tidak akan menjadi dingin dan sakit, bahkan jika dimandikan dengan air hangat.

Jika Anda ingin membersihkan, lakukan dengan mandi kering menggosok tubuhnya dengan kain kering. Bersihkan tubuh secara perlahan dengan kain. Jika Anda terpaksa menggunakan air, Anda bisa menstimulasinya dengan memercikkannya ke tubuh Anda. Jangan lupa untuk menyisir bulu dengan hati-hati dengan sisir kucing khusus.

Artikel Terkait:  √ Mengenal Kucing Persia

12. Mencegah hairball

Hariball (bulu muntah) adalah bulu yang menggulung dan menyumbat saluran pencernaan kucing. Alasan untuk ini adalah bahwa kucing sering menjilati bulu mereka sendiri untuk menjaga kebersihan alami mereka, kadang-kadang menyebabkan bulu masuk ke mulut mereka. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan meminum setengah sendok teh minyak kelapa 2 hingga 3 kali seminggu.


13. Kasih sayang

Yang terakhir adalah sedikit kasih sayang, sentuh dengan lembut sehingga terasa nyaman di dekat Anda. Inilah yang harus Anda lakukan ketika berinteraksi dengannya. Jangan kasar, tetapi anak kucing adalah bayi yang harus diperlakukan dengan lembut. Jangan pegang anak kucing terlalu erat, karena ini dapat menyebabkan sakit tulang dan bahkan kematian. Pegang dengan lembut tapi kuat dan tentu saja tidak jatuh.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “13 Cara Merawat Kucing Persia Flatnose Umur 2 Bulan

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya: